Sabtu, 22 September 2007

MAKNA BUDAYA

Untuk mengerti budaya keselamatan, diperlukan pendekatan wawasan tentang konsep budaya. Langkah pertama adalah untuk mendapatkan pengertian budaya dalam arti luas.

Jika kita ditanya tentang budaya anda sendiri, apa yang akan anda katakan? Menerangkan budaya seseorang tidaklah mudah. Kita hanya bisa memandang budaya kita jika kita keluar dari budaya tersebut dan membandingkannya dengan budaya lain. Atau menurut filsuf Perancis mengatakan bahwa, ”Untuk membuka mata kita terhadap sifat tidak rasional budaya kita adalah dengan melakukan perjalanan dan penarikan diri terhadap budaya tersebut”. Budaya berperan sebagai lensa untuk memandang dunia kita. Budaya merefleksikan bagaimana kita melihat dunia dan bagaimana dunia melihat kita. Kita cenderung menggunakan budaya kita sendiri sebagai tiik acuan untuk menilai orang lain.

Budaya adalah suatu peradaban, sebagai peringatan bagi setiap orang dalam peradaban tersebut. Budaya termasuk tradisi yang merefleksikan “apa yang telah berlaku di masa lampau”. Budaya juga mencerminkan bagaimana cara manusia belajar untuk melihat lingkungan dan diri mereka sendiri, anggapan-anggapan tidak tertulis tentang dunia dan cara manusia berperilaku.

Bahaya terbesar dalam upaya mengerti budaya adalah penyederhanaan secara berlebihan tentang budaya tersebut. Kita berusaha untuk mengatakan bahwa budaya hanyalah “bagaimana kita melakukan sesuatu di daerah ini” atau “nilai-nilai yang mendasar yang dianut” atau “ritual” dan sebagainya. Semua itu adalah pengejawantahan dari budaya, tetapi tidak ada yang menyentuh tingkatan makna budaya itu sendiri. Cara yang lebih baik untuk mengerti budaya adalah dengan menyadari bahwa budaya itu ada dalam beberapa tingkat dan kita harus berusaha untuk mengerti tingkatannya, khususnya pada tingkat yang lebih mendalam.

Tidak ada komentar: